jumpa lagi dengan saya, sang komikus gagal sekaligus koki ngasal.

dari judulnya sendiri sudah tersirat kalo saat ini saya sedang kelaparan dan dalam upaya penghematan.
setelah sukses menghancurkan rencana penghematan harian ketika sebuah majalah komik yang biasa saya beli terbit.. yah, cukup mikir lah buat makan hari ini dan seterusnya sampai akhir bulan++

dari dulu godaan yang paling susah ditahan ya.. buku. saya sanggup-sanggup aja nahan diri beli cemilan tapi kalo komik ga bisaaaaaa

oke, daripada terus-terusan meratapi nasip, marilah kita lanjutkan saja pemaparan resep bihun goreng kali ini. dan perlu diingat kalo saya lagi kelaperan jadi ya.. porsinya rada-rada

Bahan :

  • 2 bungkus bihun instan
  • 4 siung bawang putih
  • 1 buah telur
  • secuil dada ayam fillet (yang penting ada lah isinya *kere* )
  • 2 batang daun bawang
  • kecap manis
  • mentega buat numis

Cara Membuat :

  1. rebus air di panci sampai mendidih. pas udah blubub-blubub secara ekstrim (baca : mendidih), matikan api dan masukkan bihun instan. JANGAN DITINGGAL. aduk bihun perlahan, dan pas udah lumayan lembek, buang airnya. percaya deh, jangan sampe bihunnya kelembekan.
    saya pernah meninggalkannya dan hasil akhirnya adalah bubur bihun goreng, very very not recommended.
  2. potong-potong secuil fillet ayam sampai dalam kadar anda akan sangat beruntung menemukannya dalam timbunan bihun. i mean it.
  3. kupas bawang putih, cuci bersih, keprek dan cincang halus.
  4. panaskan mentega dan tumis bawang putih sampai harum.
  5. masukkan cincangan ayam, tumis sampai berubah warna.
  6. masukkan telur. aduk secara cepat biar rata.
  7. pas telurnya udah mulai kering, masukkan bihun dan aduk rata.
  8. tambahkan kecap, minyak dan bumbu si bihun instan sesuai selera. bagusnya sih bumbunya jangan banyak2 amat. ga bagus, lho.
  9. ketika dirasa udah pas, masukkan daun bawang, aduk terus sampai daun bawang terlihat agak layu, dan selesailah sudah!

benar-benar cepat dan mudah. solusi instan di kala lapar ketika anda bosan dengan bihun instan biasa.

yak, ini hasilnya~ tolong jangan pedulikan kabel-kabel di sana. kamar saya emang sama sekali ga bisa dibilang kamar cewe, karna hiasannya adalah kabel, mostly black.

bisa juga ditambahin macem-macem kok. contohnya :

  • wortel parut
  • sawi/pakcoy/sawi putih cincang
  • bakso/sosis/dkk

yah, intinya masukkan saja yang anda suka ke dalamnya

cuma perlu diperhatikan ketika anda menambahkan KORNET. perlu diingat kalo kornet dari sananya udah asin jadi ya jangan sadis-sadis nambahin bumbunya. serius deh. saya pernah mengalaminya.

oke, selesailah sudah, selamat mencoba! *kekenyangan

thanks for reading and stay tuned~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: